PELACUR TUA IBUKOTA
8 Desember, 2007
Pelacur tua ibukota, berjalan menyusuri lorong dibawah temaram lampu jalan, menjajakan tubuh ringkihnya yang termakan penyakit dan usia. Pelacur tua ibukota tak menyesali hidupnya, melayani hasrat tengik muda dan memuaskan gairah bandot tua demi sesuap nasi hari ini. Pelacur tua ibukota menyendiri di kamar sempit dan pengab, menunggu tamu terakhirnya. Bau parfum murahan dan gincu tebal menemani penampilannya. Sang tamu datang tanpa uang, pelacur tua ibukota meradang yang terbayang durjana kelakuan, senyum kecut menghias bibir. Pelacur tua memeluk tamu mautnya, menghujamkan belati menembus dada, merintih..meregang..dan tubuhnya tumbang…
6 Komentar
leave one →



ini lagu apa crita yaa..
ini cerita apa lagu yaa
ini apa ya
apa ya
ya
@kurtubi
ini sebenarnya puisi pak, tetapi saya buat seperti narasi. Thanks deh.
ne bkn kisah tp puisi..
Bagi donk gambaran khdpn di jakarta,khususnya khdupan mlm’a.aq pgn tau seberapa besar’a ladang maksiat disn.thx..
Gak jelas
ra mudeng,