Rintihan JIWA
Oleh DG.LIMPO
********************
Sayang ,
kau dengarkah rintihannya
menangis dalam kesendirian
Ayah dan ibunya entah kemana
sejak kecil hidup dipanti asuhan
berharap belas kasihan para dermawan
demi hidup dan masa depan
gadis kecil yang harus merana
dalam derita dalam nestapa
Sayang,
kau dengarkah rintihannya
pelacur malam menanti langganan
dalam rintihan berharap uang
demi menghidupi kedua anaknya
menjual diri memendam sakit hati
Sayang,
kau dengarkan rintihannya
anak jutawan yang kaya raya
ingin apa saja semua tersedia
ayah sibuk dari pagi hingga petang
ibu repot banyak ke salon dan arisan
pada siapakah mengharap kasih sayang?
Sayang,
kau dengar rintihannya
wanita muda bergelimang harta
berfoya-foya dan berpesta pora
merayu para lelaki buaya yang kaya
menawarkan aroma tubuh dan cintanya
berharap bertemu sang arjuna yang sempurna
Sayang,
Kau dengar rintihanku
Aku ingin kau peluk erat
Dimalam penuh bintang
Menjadi binatang nafsu
Lupakan terpaan derita
Anak manusia……………


Posted by hanggadamai on 11 Maret, 2008 at 6:59 am
dalam dirinya banyak yg berteriak, menangisi kesdihannya. Mereka tidak begitu mengerti, apa sebenarnya arti hidup..
::ada benarnya kawan….
Posted by Cabe Rawit on 11 Maret, 2008 at 11:06 am
Woh…
*geleng-geleng kefala*
ANe kafan bisa nulis puisi kayak Daeng ya?
::ah…..cabe rawit juga bisa …
Posted by brainstorm on 11 Maret, 2008 at 12:29 pm
sifat dasar manusia.. tak pernah puas atas semua kepuasan. kalo rem hati udah aga’ blong harus tambahin minyak lagi
*masih bingung tujuanNya nyiptain manusia*
::sama-sama bingung….??????
Posted by uwiuw on 11 Maret, 2008 at 2:23 pm
sy suka puisinya. titik.
::terima kasih.
Posted by gempur on 11 Maret, 2008 at 7:17 pm
maaf numpang iklan:
bangsa ini sudah mulai sangat keterlaluan dan kelewatan. Negara semakmur ini masih menyimpan kelaparan berujung kematian.
Stop Kelaparan dan Gizi Buruk!
::Mendukung KAMPANYE STOP KELAPARAN dan GIZI BURUK…..siapa menyusul..?
Posted by Evie on 12 Maret, 2008 at 7:42 am
Pak Daeng kalau buat puisi, akhirnya bisa ditebak..hahahha. Tapi hebat Pak, belum tentu saya bisa buat seperti itu.
::ah…evie juga bisa
Posted by indra1082 on 12 Maret, 2008 at 8:24 am
Puisi yang Yahud…aku gak pernah bisa loh nulis puisi…
::halo mas Indra, sori nih sering ngeledekin mas Indra….salam
Posted by alit on 17 Desember, 2009 at 12:19 pm
kasian bgt