Phinisi

menyapa hidup yang terus berjalan

Gadis di Ujung Hutan Jati

with 4 comments

Gadis di UjungHutan Jati

Oleh:DG.LIMPO

+++++++++++++++++

Senja menorehkan lukanya

Semilir angin melewati hutan jati

Pohon-pohon jati meranggas mati

Di Maron sebuah desa yang sepi

Seoarang gadis duduk gelisah

Menanti datangnya kekasih

Matanya nanar menatap cakrawala

Senja yang redup menatapnya lara

Disini…di ujung hutan jati

Ada kerinduan mengetuk hati

Pondok kecil tempat bercengkrama

Adalah saksi berpadunya dua jiwa

Bilakah engkau datang sayang ?

Saat hutan jati habis ditebang ?

Tak lagi tersisa sebuahpun kenangan

Lalu senja hilang dalam kegelapan

Sang gadis mati dalam kerinduan

Dibawah bulan purnama yang terang

Jiwanya terbang melayang-layang

Mencari sang kekasih di antara awan

 

Written by daeng limpo

3 April, 2008 pada 10:03 am

Ditulis dalam Kamar P

Ditandai dengan , , , , , , , , , , ,

4 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Ah…… ternyata banyak juga
    mngumpan kata dalam tautan rasa
    wahai…. nahkoda
    berlayar dalam lautan kata
    andai angin membawa ku ke samudramu…..
    jelajahi tiap gelombang dalam badai penuh makna

    salam sejahtera
    semoga kita bisa bertaut rasa

    johanes

    3 April, 2008 at 10:28 am

  2. Makasih atas puisinya untuk saya ya bang, nanti saya buatkan untuk abang.. judulnya “Lelaki di ujung aspal”

    Rindu

    4 April, 2008 at 11:03 am

  3. *Ngakak baca komennya Rindu*

    hanggadamai

    8 April, 2008 at 8:37 am

  4. @johannes
    kita sudah bertaut rasa nih pak
    @Rindu
    ah…mbak rindu….saya tunggu lho :D
    @hanggadamai
    :D

    daeng limpo

    8 April, 2008 at 12:10 pm


Tinggalkan Balasan