Pak Soleman dulu pernah mengajak saya membeli lahan seluas 10 ha untuk ditanami sawit dengan harga 150 juta, tetapi entah kenapa saya tidak begitu tertarik. Selain karena duit saya tidak cukup untuk mengelola kebun sawit tersebut, saya juga tidak punya pengalaman dalam hal berkebun sawit. Walaupun saya alumni sebuah Institut Pertanian, sewaktu kuliah dulu saya lebih berkutat dalam hal pengolahan hasil pertanian.
Pak Soleman akhirnya membiarkan sawitnya teronggok saja di pohon, menurutnya lebih baik sawit itu membusuk di pohon daripada di panen dengan perhitungan bahwa ongkos panen dan saprodinya lebih besar daripada harga jual sawit saat ini.
Beberapa hal yang menjadi pemikiran saya tentang anjloknya harga CPO yang berimbas pada turunnya harga jual sawit di tingkat petani adalah krisis global, stok CPO yang melimpah, areal penanaman CPO yang semakin luas karena semakin banyak orang yang melirik bisnis ini. dan akhirnya terjun dan menekuninya. Saya sendiri masih punya suatu harapan bahwa harga komoditi ini akan kembali normal harganya, hanya saja tidak dalam 3-6 bulan ini.
Menurut saya PEMDA Propinsi Riau perlu mengkaji ulang tentang diversifikasi lahan perkebunan. Sehingga lahan perkebunan di propinsi Riau tidak hanya ditanami kelapa sawit tetapi juga komoditi perkebunan lain yang cocok dan sesuai dengan iklim dan tanah di Propinsi Riau ini.


Posted by mamas86 on 20 Oktober, 2008 at 8:53 am
Saat ini ga cma harga sawit yang anjlok, di tempat saya (jambi) harga karet pun ikutan anjlok hampir 50% dari harga normal beberapa minggu yang lalu. mungkin karena efek dari krisis. padahal harga karet klo naik kaya jalannya siput, klo turun kaya orang jatuh dari atap…
Posted by nun1k04a on 20 Oktober, 2008 at 9:34 am
Promosikan artikel anda di http://www.infogue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur http://www.infogue.com/info/cinema/& http://www.infogue.com/game_online & http://www.infogue.com/kamus untuk para netter Indonesia. Salam!
http://ekonomi-indonesia-bisnis.infogue.com/harga_sawit_anjlok_rp_250_ribu_per_ton
Posted by serbainformasi on 20 Oktober, 2008 at 12:21 pm
Gila ya…kok pada anjlok semua, harusnya dengan turunnya harga minyak dunia daya beli masyarakat bisa naik jadi kan bisa naik lagi tuh harga sawit..kan udah pada tau semua sawit tuk bikin minyak goreng…Lha..migor aja masih mahal, kok sawitnya murahhhhh????
Posted by Abeeayang™ on 20 Oktober, 2008 at 8:08 pm
kena imbasnyah jugax…kasihan yaks para petani kita……….
Posted by Alex on 21 Oktober, 2008 at 3:15 pm
dan padahal masyarakat disini banyak yg menjadi petani sawit bahkan sampe pejabat-pun jadi petani sawit…….bosnya gitu…
Posted by daeng limpo on 22 Oktober, 2008 at 5:00 am
@mamas86
nasib komoditas pertanian dan perkebunan memang hampir-hampir sama
@ serbainformasi
menurut saya dengan turunnya harga komoditas berarti menurunkan penghasilan para petani/pekebun akan ikut menurun, dan daya beli mereka juga jelas akan menurun. Sementara banyak juga orang-orang mampu yang kemudian invest di perkebunan kelapa sawit karena tergiur keuntungannya (dulu).
@Abeeayang
yang lebih kasihan para kuli perkebunan, yang gak bisa bekerja memanen karena harga sawitnya anjlok
@Alex
Para pejabat ikut nanam sawit karena tergiur keuntungannya.
Posted by p3durungan on 25 Oktober, 2008 at 11:50 pm
Haiya… harga darimana itu? makanya jangan jual TBS ke makelar alias tengkulak. Kalau jual langsung ke pabrik masih bisa jual seharga 600 an per kg.
Posted by Andri siregar on 26 Oktober, 2008 at 10:41 pm
Wahai pejabat departemen terkait seperti menko perekonomian cari cara dong untuk membantu pekebun sawit, jangan sewaktu harga naik berkomentar semuanya atas jasanya tapi waktu harga turun seolah gak mau tau
Posted by dg.limpo on 28 Oktober, 2008 at 9:32 pm
@p3durungan
betul pak, kalau yang di pelosok memang menunggu tengkulak karena mereka tidak punya armada angkutan sendiri. Kecuali pabrik mau datang beli sawit mereka.
@Andri Siregar
Bagaimana bapak/ibu pejabat…?
Posted by ibnu (ketua umum laskar pengemis,gelandangan dan fakir miskin Indonesia on 29 Oktober, 2008 at 10:33 am
sedih tapi jangan putus asa bapak2 petani! untuk 1 tahun kedepan langkah2 yang perlu kita ambil :
1.kembalikan aja barang2 kreditan seperti mobil motor kasih tau tuh dealer2 secara baik2 ketidakmampuan kita
2.Upayakan produksi dijual langsung ke pabrik (ikut koperasi dong)
3.kesalahan yg dulu2 dg tidak menyisihkan uang ditabungan pd saat hargasawit tinggi jangan diulangi.
4.sawit tetap harus dipanen ayo ajak temen2 rembukan gotong royong bantu membantu untuk panen
5.Percayalah keadaan ini hanya sementara,mereka tetap buth minyak goreng yg bahan bakunya cpo buat goreng daging dll.
6.manfaatkan kebun yg ada kalau bisa dengan tanaman cepat panen,lombok,timun,jamur merang .yg penting sabar,tawakal tetap berdoa dan berikhtiar.
Posted by dg.limpo on 29 Oktober, 2008 at 11:32 am
@ibnu
thanks atas sarannya yang baik pak. Semoga dapat ditiru petani kita. salam
Posted by sugionor on 30 Oktober, 2008 at 3:57 am
Pabrik Kelapa Sawit Tanpa Kebun Dorong Pencurian TBS
Kompas 2 juni 2003
Jambi, Kompas – Berdirinya pabrik kelapa sawit (PKS) yang tidak didukung pasokan bahan baku dari kebun sendiri akan mendorong pencurian tandan buah segar (TBS) semakin merajalela.
Gubernur Jambi H Zulkifli Nurdin di Muaro Jambi, Sabtu (31/5), mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan mengadakan pertemuan dengan para bupati dan wali kota untuk membahas masalah pembangunan PKS yang tidak memiliki kebun sendiri.
Menurut gubernur, diizinkannya pembangunan PKS tanpa didukung kebun sendiri akan mendorong pencurian TBS serta pada akhirnya meresahkan petani.
Menurut Kepala Sub Dinas Usaha Tani, Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, H Nasrul Hadi, pendirian PKS tanpa didukung bahan baku produksi kebun sendiri bertentangan dengan Surat Keputusan (SK) Menteri Pertanian (Mentan) Nomor 357/2002 Tanggal 23 Mei 2002 tentang Pedoman Perizinan Usaha Perkebunan.
Saat ini, ada dua PKS di Kabupaten Batanghari yang pembangunannya bertentangan dengan SK Mentan tersebut, yaitu PT Bukit Bintang Sawit (BBS) di Desa Bukit Baling, Kecamatan Sekernan dan PT Angso Duo Sawit (ADS) di Kecamatan Mestong. Kedua pabrik tersebut berada di Kabupaten Muaro Jambi serta memperoleh izin dari pemerintah setempat.
Sebelumnya, Sekretaris Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi Muchtar Muis mengatakan, pembangunan PKS di Kabupaten Muaro Jambi dimaksudkan untuk antisipasi kebun rakyat yang berkembang pesat. Saat ini, ada puluhan ribu hektar kebun kelapa sawit rakyat di kabupaten itu.
“Memang, sesuai SK Menteri Pertanian Nomor 357/2002, pembangunan PKS wajib dilakukan secara terpadu dengan jaminan pasokan bahan baku dari kebun sendiri. SK itu kan tahun lalu, kini sudah pasar bebas,” ujar Muchtar Muis.
Karena tidak mematuhi ketentuan yang ada yakni tidak memiliki kebun sendiri, dua PKS yang didirikan berdasarkan izin Pemkab Muaro Jambi dianggap ilegal oleh Dinas Perkebunan Provinsi Jambi.
“Dua PKS dengan kapasitas masing-masing 40 ton TBS per jam, minimal harus didukung kebun sawit seluas 15.000 hektar,” kata Nasrul. (NAT)
Hal ini sudah lama saya prediksi, terutama komoditas yang hanya bisa diolah dengan pabrik yang investasinya besar.Dan jika ada yang bikin PKS tanpa punya kebun sendiri pasti orang naif.Akibatnya yang terjadi sekarang tentu PKS menyelamatkan kebun sendiri.Padahal sebenarnya dengan harga CPO saat ini sekitar RP 5.000/kg,PKS masih untung koq walau beli TBS Rp. 1.500/kg.Tapi tentunya dgn trend CPO saat ini mereka
tak mau membanjiri pasar,kecuali jika TBS dibeli murah …ya itung-itung nimbun barang dulu.
Pengalaman menarik (kelatahan orang indonesia) :
Saya pernah ngobrol dengan petani kelapa yang mau ganti ke sawit.Saya bilang, lebih bagus kelapa diteruskan karena :
1.kelapa udah tua ngak dipanen (dipohon)lama juga ngak apa2,sawit udah tua ngak dipanen udah ngak bisa diapain.
2.Kelapa udah dipetik, dibiarin 6 bulan masih bisa dijual,sawit udah dipetik 4 hari ngak diolah udah ngak kepakai (kecuali PKO).
3.Kelapa bisa dijual kemana2 ,bisa dijual ke pasar,jadiin kopra jual ke pabrik kopra,jual ke pabrik santan,jual yang bikin DC dll.atau dijadiin gula kelapa.atau diolah sendiri jadi minyak kletik.Klau sawit hanya jual ke PKS!
Toh itungan saat itu penghasilan kelapa dengan sawit ngak jauh beda.
Ada aturan dalam mendirikan PKS.Aturan ini adalah aturan yang sangat konyol (gimana nih keberpihakan pemerintah terhadap petani yang ngak punya PKS).Kenapa konyol ?
1.Tak ada investor yang dirikan PKS tanpa punya kebun sendiri (ya iyalah pasti kalau ngak punya kebun,mereka ngak punya posisi tawar),jadi tanpa di diwajibkan pun mereka pasti akan bikin sendiri kecuali investor goblok.Duh emang goblok2 ya birokrat kita di bidang pertanian kita, pantas aja agro kita acak kadul digonjang-ganjing terus.
2.Dengan ada aturan gini, membuat teknologi sederhana dan tepat guna yang lahir dari inovasi2 di bidang sawit ngak berkembang.Soalnya orang2 yang punya inovasi tentunya orang yang tidak kuat modal makanya dia inovasi utuk bikin alat yang semurahnya.Lha .. utk bikin alat olah sawit aja sudah berat apalagi di suruh bikin kebun.Coba bayangkan jika setiap lokasi ada PKS super mini yang ngak punya kebun, apakah harga TBS saat ini bisa terjadi?
Tahun 2002 berbagai lembaga penelitian dan Perguruan Tinggi banyak merilis disain PKS Mini (minimal 1ton/jam) tapi hitungannya masih diatas RP. 2 M (Yeach klu harga gini ngak perlu penelitian, beli dari workshop LN juga banyak).Akibatnya banyak Pelaku usaha juga surut langkahnya,bahkan para inovator pun tak berani coba-coba utk disain sendiri, karena udah digembor2kan walau mini sekali pun masih hitungan Milyaran.Padahal hitungan saya alat olah CPO 1 ton/jam masih hitungan dibawah 100 juta kog.(Udah ada yang bikin dan udah jalan)maaf ngak bisa kasih tahu lokasinya.
Posted by venni on 30 Oktober, 2008 at 2:32 pm
hiks..
Posted by mesinkasir on 6 November, 2008 at 10:03 am
kalo anjlog harusnya harga minyak goreng turun donk, kasihn tuh pedagang kecil
Posted by Andi Galunk on 11 November, 2008 at 4:40 pm
Kenapa bisa sangat anjlok harga tandan sawit??? karena minyak indoneisa ikut pasar global, tapi sayang… gak bisa ngerlolah sendiri menjadi minyak jadi… malu juga udah begitu lama indonesia merdeka masak cuma masalah mengelolah minyak mentah menjadi minyak jadi masak gak bisa…. makanya kita jangan hanya bisa ketergantungan ama negara penjajah… udah cukup yang dulu2 aja kita di jajah… Kalau aku menyarankan kita harus bisa mengelolah minyak mentah menjadi minyak jadi sendirilah… biar kita tidak terus2an kena bodohi ama negara luar.
Kalau terus2an begini yang kaya tetap kaya, yang miskin semakin tertindas.
Posted by Islam Indie on 17 November, 2008 at 7:59 pm
dalam tulisan saya yang “paru-paru obama”, saya dah menuliskan ini.
maka indonesia harus mau merubah strateginya. kuatkan pasar dalam negeri.. itu yang utama tuk saat ini. jangan melulu biarkan pasar dalam negeri kita dibanjiri importir..
Posted by Rudypohan on 25 November, 2008 at 11:23 am
Kepada Yth,
Bapak / Ibu / Sdr(i)
Di Tempat.
Dengan hormat.
Sehubungan dengan semakin meluasnya penyebaran produk pupuk mikro Plant Activator (PA) ditandai dengan peningkatan omzet penjualannya di DXN Pekanbaru yang hingga saat ini mencapai 30 ton per bulannya, maka dengan ini perkenankanlah kami mengajukan pengenalan serta penawaran kepada Bapak / Ibu dengan harapan Bapak / Ibu sudi kiranya mencoba serta membuktikan manfaat pupuk mikro Plant Activator pada sebagian tanaman atau kebun yang Bapak / Ibu miliki.
Sebagai informasi tambahan, pupuk mikro Plant Activator ini mampu menjadi salah satu solusi krisis pangan dunia serta menjawab kondisi keterbatasan pasokan pupuk konvensional dan lonjakan harganya saat ini, karena dengan aplikasi pencampuran PA, dosis pupuk konvensional Anda, sesuai anjuran, dikurangi 35 – 40 % dari dosisi yang selama ini Anda terapkan.
Perlu kami sampaikan pula, bahwa pupuk mikro Plant Activator ini telah diaplikasikan oleh beberapa petani sawit di Sungai Galuh, Riau selama 4 periode pemupukan (16 bulan) dengan hasil sangat memuaskan (peningkatan produksi hingga 50%)..
Terlampir kami sampaikan kepada Bapak / Ibu, brosur pupuk Plant Activator (PA) yang diproduksi oleh PT. Daehsan Indonesia atas lisensi DXN Sdn. Bhd Malaysia.
Demikian penawaran ini kami sampaikan, atas kerjasama serta pertimbangan Bapak / Ibu mencoba manfaat Plant Activator, kami haturkan terimakasih.
Pekanbaru, November 2008
Hormat kami,
Rudy Ramon Pohan, SE
081378687999
Plant Activator (PA)
Plant activator (PA) merupakan formula yang mengandung 75 % Activator Cz 175 dilengkapi dengan 18 unsur hara mikro dimana diantaranya terdapat 13 unsur esensial untuk pertumbuhan vegetatif dan generatiif yang sangat dibutuhkan tanaman. Ke-18 unsur tersebut berupa :
1. Boron 0,225 % s.d 0,23 % 10. Nikel 50 ppm s.d 55 ppm
2. Calsium 4,000 % s.d 4,700 % 11. Organic Carbon 0,300 % s.d 0,320 %
3. Copper 0,250 % s.d 0,265 % 12. Phosphorous 0,550 % s.d 0,572 %
4. Cobalt 31,5 ppm s.d 35,0 ppm 13. Potassium 1,250 % s.d 1,265 %
5. Chelating Agent 1,000 % s.d 1,020 % 14. Zink 0,175 % s.d 0,180 %
6. Iron 1,610 % s.d 1,700 % 15. Aluminium 3,000 % s.d 3,800 %
7. Molibdenium 60 ppm s.d 68 ppm 16. Titanium 0,110 % s.d 0,125 %
8. Magnesium 0,720 % s.d 0,750 % 17. Sodium 1,115 % s.d 1,200 %
9. Nitrogen 0,525 % s.d 0,540 %. 18. Chlorine 1,180 % s.d 1,210 %
Activator Cz 175
Plant Activator mengandung 75 % Cz 175 yang berperan menjaga ketersediaan unsur hara yang diberikan kepada tanaman sebagai pupuk mineral serta menghambat fiksasi unsur hara oleh konstituen tanah selama masa pertumbuhan. Hambatan terhadap fiksasi tersebut berupa pemanfaatan secara efektif dan efisien setiap unsur hara yang diberikan ke tanaman. Plant Activator bekerja secara slow release yang mampu melepas unsur hara secara lepas lambat dengan volume pelepasan mendekati kapasitas akar tanaman dalam menyerap unsur hara, tetapi berlangsung dalam waktu yang lebih lama sehingga mengurangi kehilangan unsur ke lingkungan. Disisi lain, dengan pencampuran Plant Activator sebesar 10 % dari dosis pupuk konvensional berarti adanya pengurangan kebutuhan yang diperlukan petani karena dosis pemupukan optimum menurun. Pengurangan kebutuhan pupuk ini sangat berkaitan dengan efisiensi pemupukan yang semakin meningkat serta menurunnya kehilangan pupuk melalui penguapan, erosi, aliran permukaan dan pencucian. (Jamahir Gultom, Plant activator Memang Lebih Unggul, 2006).
Manfaat Activator Cz 175
1. Mengaktifkan unsur hara Makro dan Mikro pada tanah hingga lebih aktif dan efektif.
2. Bekerja secara slow release yang mampu melepas unsur hara secara lepas lambat dengan volume pelepasan mendekati kapasitas akar tanaman dalam menyerap unsur hara, tetapi berlangsung dalam waktu yang lama sehingga mengurangi kehilangan unsur ke lingkungan
3. Melindungi Urea dari penguapan dan pencucian karena air.
4. Memecah tumpukan fosfat yang sukar larut menjadi mudah larut sehingga tanah menjadi gembur, udara, air serta unsur-unsur hara dapat diserap akar tanaman secara optimal.
5. Mencegah terjadinya fiksasi (pengikatan) fosfat dan kalium oleh komponen-komponen tanah.
6. Menghemat dosis pemakaian Urea (35 %) karena kelebihan Nitrogen menyebabkan daun rentan terhadap penyakit/hama, kekahatan Boron, White Stripe dan berkurangnya buah jadi.
7. Menghemat dosis pemakaian KCl (35 %) karena kelebihan pemakaian Kalium merangsang gejala kekurangan Boron sehingga rasio minyak terhadap tandan menurun.
8. Menghemat dosis pemakaian TSP (35 %) karena fosfat yang telah tertimbun akibat pemupukan fosfat sebelumnya akan kembali ditambang dan diserap akar.
9. Meningkatkan aktifitas mikro organisme tanah yang ikut mentransfer serta membantu mempercepat proses oksidasi unsur mikro Mn, Zn, Cu, Mo, dan Al.
10. Peningkatan aktifitas mikro organisme menciptakan serta mengundang sarana kehidupan baru bagi cacing tanah.
11. Memperlebar bentangan pelepah daun serta lembar daun sehingga menyempurnakan proses fotosintesa daun melalui klorofil.
12. Meningkatkan faktor pembentuk cadangan air dan hara basa dalam tanah yang dapat mengefisienkan penggunaan air dan hara basa oleh tumbuhan (KTK yang cukup tinggi yaitu ~180 meq/100 gr).
Plant Activator mengandung 75 % Cz 175
1. Menghemat penggunaan pupuk konvensional
2. Mempercepat tanaman menghasilkan
3. Meningkatkan hasil panen / produksi (kuantitas dan kualitas)
4. Memperkuat daya tahan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit
5. Tahan terhadap musim kemarau yang panjang
6. Memperpanjang usia produktif tanaman
Number 1 of 4 receive message from henry_acun2404@yahoo.com *previous *next
Yth, Pak Pohan.
Halo pak Pohan, apa kabar ?
Terimakasih ya telah memperkenalkan pupuk Plant Activator kepada saya 4 bulan yang lalu, sekarang kebun sawit saya (yang 350 hektar) sudah mulai menampakkan hasil yang bagus, rata-rata sudah mencapai 2 ton lebih per hektar (usia tanam 5 tahun). Kemaren saya ada beli lagi PA 1,5 ton untuk aplikasi periode kedua bulan ini.
Kalo pak Pohan ada waktu, tolong dong bapak mampir ya ke kebun saya di Sungai Rangau, Duri, supaya bapak bisa lihat sendiri bedanya.
Salam,
Henry (Acun)
Number 2 of 4 receive message from julapri_dprdinhu@yahoo.co.id *previous *next
Pak Pohan
2 Bulan lalu saya sudah tebarkan pupuk Plant Activator yang bapak perkenalkan itu, dengan campuran 10 : 1 sesuai dengan anjuran bapak. Setelah 1 bulan saya melihat perubahan terdapat di tandan buah yang semakin mengkilat. Melihat itu saya jadi bersemangat, mudah-mudahan bulan ini produksi saya semakin melonjak walau harga TBS sekarang belum bagus tapi saya berharap uang panen saya semakin banyak karena dari jumlah buah dan bentuk tandan sawit sayanampak semakin besar.
Mohon bantuan bapak ya, awal bulan depan saya mau ambil PA lagi, mohon bapak kirimkan ke Bukit Selasih, Rengat seperti biasanya untuk kemudian dananya akan saya transfer segera ya.
Wasalam,
Julapri (DPRD Inhu)
number 3 of 4 receive message from dkp_baturaja@gmail.com *previous *next
Pak Pohan.
Saya tertarik dengan iklan bapak mengenai pupuk Plant Activator, bisa saya dapatkan informasi yang lebih lengkap dan detail mengenai pupuk tersebut ya pak? Selama ini kami menerapkan pupuk konvensional biasa pada kebun kami, tetapi harga pupuk yang sekarang sangat memberatkan kami yang merupakan perusahaan yang berpedoman pada skala ke-ekonomi-an produk.Perlu bapak ketahui, kami sekarang juga tengah mempersiapkan pembibitan (nursery) skala besar dengan tujuan dapat kami tanam pada lahan yang telah kami persiapkan.
Atas bantuan seta kerjasama bapak, kami ucapkan terimakasih.
Sibarani
Number 4 of 4 receive message from Asnawi_sha@yahoo.com *previous *next
Assalam mu alaikum
Pak Pohan, tolong informasi alamat cabang DXN di kota Pontianak, Kalimantan Barat ya, saya mau beli pupuknya lagi karena yang 1 ton (40 dus) kemaren sudah saya tabur semua dan kebun saya sudah menghasilkan padahal usia baru 2,5 tahun sejak saya tanam.Mohon infonya segera ya….
Wassalam,
H. Asnawi H. Roni
Sambas, Kalbar
*Home *Contact *FAQ *Plant ActivatorProduct *Profile *Ganoderm Product
Posted by S HUTAGAOL on 24 Oktober, 2009 at 2:20 pm
saya cumapunya sepetak kecil kebun sawit di daerah ug batu rokan.mengenai pupuk PA .bolehkah dikirimin aku brosur harga dan penggunaan dosis perbatang dan dimana dapat aku peroleh,atau boleh kah melalui apa
Posted by mira on 29 Oktober, 2009 at 9:48 am
Hmm…untuk kedepannya mungkin prospek kenaikan harga sawit bisa cerah..seiring dengan menjamurnya palm oil mill baru…