kuberbagi kisah dengan malam
gerimis meracau diatas genteng
bintang-bintang tertutup awan
malam semakin kelam
dentang jam berbunyi dua belas kali
tidur, tidur, tidur, tidur, tidur, tidur, tidur, tidur, tidur, tidur, tidur, tidur
bandulnya memberati mataku
malam kehabisan kisah
aku kehabisan kisah
namun gerimis masih meracau
dan kubiarkan saja dingin merasukiku
dan kubiarkan mimpi menuntunku
dan kubiarkan malam merayap pergi
dan kini sayup-sayup kudengar
dentang jam berbunyi
tidur
(DG.LIEM, Pekanbaru 2009)

