Skip to content

ISLANDIA : Negeri Es Itu Meleleh

25 Desember, 2014

Islandia, tahun 2007 menempati urutan pertama di dunia dalam kategori Human Development Index – Indeks Pembangunan Manusia-versi PBB.  Warganya paling makmur di planet bumi, dilihat dari semua indikator ekonomi yang ada.  Tingkat pengangguran sekitar 0,5 % dari total penduduk.  Kaya, merata, sehat, berkebudayaan, berpendidikan dan canggih.  Singkatnya, surga dunia.  Majalah Forbes pernah menyebut Islandia melahirkan 488 miliuner baru di muka bumi sampai 2005.
Senin, 6 Oktober 2008, wajah PM Islandia Geir Haarde muncul di televisi-televisi lokal mengumumkan negara dalam kondisi darurat, di ambang kebangkrutan.  Pemerintah menanggung hutang enam kali dari PDB.
Sejak saat itu, trotoar Jalan Laugavegur lengang, padahal ini akhir pekan.  Laugavegur adalah satu potret hedonisme masyarakat Islandia.  Siang hari, jalanan itu ramai karena menjadi pusat perbelanjaan, mal, toko pakaian, pernak-pernik, dan restoran, mulai pertengahan 2008 pengunjung tempat-tempat itu semakin sepi, karena harga-harga barang melonjak hingga lebih 100%.  Bar-bar tetap sepi pengunjung meski telah menambah jam buka.  Keramaian berpindah ke kantor cabang bank-bank di seluruh sepuluh kota besar dan pelosok negeri Islandia.

(Sumber : Buku TSUNAMI FINANSIAL, penulis Muhammad Ma’ruf)

Penjual Air Minum Oksigen berjenjang

12 November, 2014

Kira-kira tiga bulan yang lalu, saya mengundang dua orang anggota  salah satu produk air oksigen dengan sistem penjualan berjenjang (mlm), saya mengundang mereka karena adik ipar saya menggambarkan bahwa air minum oksigen yang mereka jual itu punya beberapa khasiat yang baik untuk kesehatan.  Saat kedua orang tersebut datang ke rumah mempromosikan, mereka melakukan demo alat (yang saya ketahui sebagai elektrode), alat tersebut mereka masukkan kedalam empat sample air.  Sample yang pertama adalah sample air tanah/sumur kami, lalu sampel AMDK mineral dengan merek lokal (daerah), dan sampel AMDK mineral dengan merek terkenal, dan terakhir adalah sample air oksigen yang mereka jual.
Setelah mereka melakukan demo alat terhadap beberapa sample air tersebut, satu-satunya sample air yang masih terlihat jernih adalah sample air oksigen yang mereka jual.  Hanya saja mereka tidak bisa memberikan jawaban ,ketika saya mulai bertanya tentang mengapa sample air oksigen mereka kok dibandingkan dengan sample air mineral, sudah jelas namanya air mineral jadi pasti ada unsur mineral (senyawa logam) dalam air tersebut, tentu saja elektroda tersebut hanya ‘bekerja’ pada air mineral tersebut, sedangkan air oksigen tersebut kemungkinan adalah pure water, sehingga tidak ada kandungan mineral di dalamnya.  Seharusnya air oksigen yang mereka jual tersebut dibandingkan dengan merek-merek air oksigen yang lain.  Akhirnya karena tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan, saya gak jadi ikut dalam bisnis jaringan air oksigen tersebut.

30 Oktober, 2014

Sore ini, gerimis kembali menyiram tanah yang belum lagi kering oleh panas mentari siang hari.  Di halaman kecil depan rumah, rumput-rumput sudah setinggi lutut, hujan membuat mereka lebih cepat tumbuh.

Doa

29 Oktober, 2014

Dingin udara
sehabis hujan

Suasana segar
aroma kenanga

Suara televisi
ditinggal tidur penontonnya

Langit
bertabur bintang-bintang

Doa-doa
harapan yang dipanjatkan

Malam
semakin larut

Tuhan
pergi jauh

Manusia
Mengenangnya

obral gas ala pemerintah SBY

13 April, 2014

obral gas ala pemerintah SBY

Obral Murah Gas SENORO

MEGA Vs SBY

13 April, 2014

MEGA Vs SBY

Membandingkan era MEGA-HH dan era SBY-JK

PUKAT RILIS PARPOL KORUP 2009-2014

23 Maret, 2014

PUKAT RILIS PARPOL KORUP 2009-2014

[VIDEO] Pukat Rilis Parpol Korup 2009-2014, Terbanyak Demokrat

Oleh: Tim Liputan 6 SCTV Rabu, 19 Maret 2014 18:16

Liputan6.com, Yogyakarta – Menjelang proses pencoblosan, rilis terkait hasil penelitian korupsi partai politik tahun 2009-2014 di tingkat nasional dalam potret media dilakukan tim Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat).

Seperti ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Rabu (19/3/2014), setelah meneliti pemberitaan media sepanjang tahun tersebut, tim pukat korupsi Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) menemukan dugaan dan praktek korupsi terjadi hampir di semua parpol yang mempunyai wakil di parlemen maupun kabinet.

Angka dugaan dan proses hukum kasus korupsi terbanyak tercatat dilakukan oleh Partai Demokrat dengan jumlah 31,1 persen, disusul Partai Hanura dengan angka 23,5 persen, PDI Perjuanagan 19,14 persen, PKS 18,96 persen, Golkar 17,92 persen, PAN 17,39 persen, PKB 14,28 persen, PPP 13,16 persen dan Gerindra 3,85 persen.

Terkait temuan kasus korupsi oleh parpol tersebut, pukat korupsi UGM meminta masyarakat agar berhati-hati dalam memilih parpol termasuk tokoh atau caleg yang tidak terindikasi kasus korupsi.

Meski sejumlah partai seperti Nasdem, PBB dan PKPI tidak termasuk dalam daftar tersebut, namun pukat korupsi UGM mengingatkan hal itu bukan jaminan karena tokoh atau caleg ke-3 partai tersebut belum memiliki wakil di ke-2 lembaga tersebut. (Raden Trimutia Hatta)

– See more at: http://m.liputan6.com/indonesia-baru/read/2025186/video-pukat-rilis-parpol-korup-2009-2014-terbanyak-demokrat#sthash.YPAKPyAm.dpuf

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 2.229 pengikut lainnya.