Skip to content

NEGERI IDAMAN

15 Oktober, 2007

thebeanstockdotcom.jpg

Kami adalah rakyat di bekas negeri yang tiga puluh tiga tahun lalu bernama negeri IDAMAN. Sebuah negeri yang subur, makmur serta memiliki kekayaaan alam yang luar biasa dan tiada dimiliki negeri-negeri lain di dunia. Negeri IDAMAN kala itu memiliki hasil tambang berupa minyak bumi, gas, emas, perak, tembaga, timah, batubara, nikel, intan dan juga hutan yang menghijau dengan keaneka ragaman hayatinya. Para negeri pemilik modal yang berjaya dari hasil rampokan negeri jajahannya maupun negeri tetangga yang tahu bahwa penguasa negeri IDAMAN rakus dan tamak, mereka beramai-ramai datang ke negeri IDAMAN untuk membujuk penguasa dan kelompoknya dengan uang, mereka berebut mengelola sumberdaya alam negeri IDAMAN maupun untuk sekedar mencurinya dengan mengirim mafia pengusaha ‘preman’ . Dengan pikiran pendek akan mendapatkan komisi yang besar dari hasil perjanjian, tanpa memikirkan nasib generasi negeri IDAMAN itu kemudian, mereka para penguasa dan pengkhianat membuat persetujuan yang banyak merugikan negeri IDAMAN.

Kini ditahun 2040 bekas negeri IDAMAN itu hanyalah sebuah negeri yang miskin, kering , gersang dan sudah terpecah-pecah akibat perang saudara. Dahulu sekali, para penguasa negeri IDAMAN yang dipilih oleh rakyatnya telah mengkhianati amanah, mereka menebar janji-janji yang bertiup bagai angin dari swargaloka, tentang kemakmuran dan kejayaan bersama, gemah ripah loh jinawi, pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya, anggaran pendidikan dua peluh persen, tentang lapangan pekerjaan, pertumbuhan ekonomi, pemberantasan koor-up-sih, pemberantasan i ‘legal logging’ dan bla..bla..bla..lainnya.

Karena buaian mereka begitu dahsyat melalui propaganda juru kampanye dan media-media yang telah mereka kuasai, rakyat negeri IDAMAN tertidur pulas. Saat rakyatnya tertidur lelap, penguasa tamak dan para pengkhianat negeri IDAMAN telah menjual habis minyak bumi , gas, emas , bijih besi , tembaga , timah, nikel , batubara , pasir, lalu hutan di negeri IDAMAN tanpa meninggalkan sisa untuk kami generasi berikutnya. Mereka para bekas penguasa negeri IDAMAN hanya meninggalkan tiang-tiang keangkuhan, utang yang luar biasa besarnya, retorika tipu menipu, politik percaloan, pemutar balikan sejarah, dan topeng-topeng kebohongan yang jejaknya tersimpan di museum hati dan pikiran kami. Isi perut bumi negeri IDAMAN banyak mengalir keberbagai negeri-negeri lain termasuk negeri tetangga dan telah mensejahterakan negeri mereka, hasil hutan NEGERI IDAMAN telah dipakai menopang negeri-negeri lain. Mengapa sekarang negeri IDAMAN menjadi miskin, kering dan gersang, kemana hasil dari perut bumi negeri IDAMAN ?, kemana hasil hutan negeri IDAMAN? mengapa negeri lain yang tidak memilikinya lebih sejahtera, mengapa negeri lain yang menikmati hasil hutan negeri IDAMAN bisa berdiri kokoh, sementara negeri IDAMAN sebagai pemiliknya malah bangkrut dan jatuh miskin?.

Ada banyak rahsia yang tak terungkap tentang kemana kekayaan negeri IDAMAN, karena mengungkapnya dianggap aib untuk negeri IDAMAN demikian penguasa kami dulu berkata. Kini kami tahu, mengungkapnya berarti membuka aib untuk sang penguasa dan kelompoknya. Rakyat negeri IDAMAN telah menjadi ter’bodoh’kan dengan pemutar balikan sejarah, sulap-menyulap diatas kertas, korupsi, perjanjian semena-mena penguasa negeri IDAMAN dengan negeri lain tentang pengelolaan sumber daya alam yang merugikan negeri IDAMAN, hukum yang tebang pilih, pembunuhan dan penculikan dengan kejam mereka yang dianggap ‘berbahaya’ dan bisa mengungkap rahasia ‘penguasa’. Mereka para penguasa negeri IDAMAN ingin rakyatnya bodoh, kalau perlu idiot, bisu, buta, tuli sehingga lebih mudah meng’ajar’i dan menarik rakyatnya kesana kemari bagai kerbau di’cucuk’ hidungnya.

Sekarang kami masih saling membunuh memperebutkan ‘pepesan kosong’ dinegeri yang dahulu bernama negeri IDAMAN. Karena ter’bodoh’kan, kami belum menyadari kesalahan kami, padahal semua isi perut bumi dan hutan di negeri IDAMAN sudah habis. Nun jauh disana di negeri kaum penjajah , di sebuah hotel berbintang lima, bekas penguasa dan para pengkhianat negeri IDAMAN menikmati alunan musik mozart dan beethoven, mandi sauna, dipijat tukang pijat dari negeri dengan wanita paling cantik di dunia, menikmati cerutu negeri komunis sambil menyaksikan acara televisi tentang sebuah negeri yang hancur akibat banjir, longsor, kemarau berkepanjangan, gempa, gunung meletus, wabah penyakit, saling bunuh membunuh akibat perang saudara yang tak berkesudahan. Kami hanya bisa berdo’a semoga Lak’nat Tuhan pencipta Jagad Raya menyertai hidup para penguasa lalim dan pengkhianat negeri, beserta keturunannya. Aamiiin.

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: