Skip to content

Penantian diujung Senja

21 Desember, 2007

Oleh : DG. LIMPO

Aku berdiri di ujung dermaga ini
menatap laut yang luas
menanti kapal merapat membawa kekasih

Senja menjelang dan sebuah kapal menuju dermaga
kucari dirimu diantara penumpang yang turun
Aku benar dilanda kasmaran yang sangat
Peluh dan penat yang mendera tiada terasa
Karena batinku bahagia dalam penantian
Yang akan segera berakhir

Satu demi satu penumpang turun
Sehingga penumpang terakhir turun
Namun tak kutemukan dirimu

Aku memalingkan wajahku dari laut
Dan senja yang semburat merah
Mereka seakan mengolok-olok aku

Aku sedang butuh dirimu
Belaianmu……..
Kehangatan pelukmu……..
Aku ingin bersandar didadamu yang bidang
Lalu mendengar ocehanmu tentang laut, pantai, dermaga, angin, ombak, pulau-pulau yang kau singgahi, dan orang-orang yang kau temui diperjalanan

Sudah ribuan senja kulewati di ujung darmaga ini
Kini bersama wanita titisanmu aku kembali menantimu
Kami mencintaimu meski akhirnya hanya bayangan senja yang menyambutnya
Pulanglah kekasih, pulanglah ayah, karena tulang rusuk adammu sedang mencari tubuhmu

(Pekanbaru 2007)

3 Komentar leave one →
  1. 22 Desember, 2007 4:51 pm

    merinding membacanya…🙂 bukan karena takut tapi terharu… merasuki rongga nurani di ujung pupuhan tahun lalu..
    ————————————————————————————————————–
    aQu aja nQetiknya merindinQ

  2. 23 Desember, 2007 7:09 pm

    Aduh gak bisa comment aku, indah bener …suer sumpah

  3. 10 November, 2010 1:41 am

    Indah kawan tulisan’u ini..
    Izin copy paste y…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: