Skip to content

Kuserahkan “kataku” Padamu

22 Januari, 2008

“kataku” ini terinspirasi oleh blog SayapKU dan kudedikasikan kepada pemilik Blog tersebut, jadi segala komentar tentang “kataku” ini silahkan ke Blog SayapKU.

(1)
Kata Cinta, selalu menggetarkan kalbu penikmatnya

ketika sepasang muda-mudi sedang memadu Cinta
mereka seakan lupa terhadap komen-komen usil di blognya
seakan bahkan merindukan keusilan dan kejahilan komentator

ketika sepasang kekasih sedang jatuh cinta
mereka bahkan mengabaikan jadwal postingan di blog
bahkan kadang begitu lama para penggemar menunggu postingannya

ketika pasangan suami istri sedang menikmati cinta
mereka bahkan lupa menimpali komentar di blognya
bahkan kadang dianggap bahwa mereka sedang hiatus

Maka ketika Cinta menjadi bagian dari hidup, dia adalah Obat mujarob yang tidak akan ditemukan di apotik manapun. Karena dengan cinta segala penderitaan akan berubah menjadi suatu sukacita dan lupa bahwa yang dialami adalah penderitaan atau percobaan. Karena Cinta adalah Dia yang Kekal dan Hidup selamanya.

(2)
aku pernah mengutuk cinta
karena kuanggap telah menghancurkan hidupku
kini kusadari bahwa itu bukanlah cinta
aku tak yakin waktu itu…..
kukira nafsuku adalah cinta
kukira kerinduanku pada kekasih adalah cinta
aku lupa bahwa cinta tidak sebatas kerinduan yang menggebu
cinta adalah perpaduan antara kerinduan, perasaan membutuhkan dan perasaan dibutuhkan, perasaan ingin memberi yang terbaik tanpa berharap menerima sebaliknya.

Aku berlayar mengarungi begitu banyak pulau, begitu banyak orang-orang yang kujumpai, bila kupandangi mereka satu persatu mereka semua membutuhkan cinta. Namun mengapa mereka tidak mendapatkannya, karena cinta tidak akan datang begitu saja dalam hati mereka, di  mulai dari sebuah proses lalu diramu dengan takdir dan kehendak yang maha kuasa. Cinta tidak akan datang sendiri yakinlah, maka carilah Cinta itu…di manapun dia berada..bahkan di neraka terbawahpun kejarlah dia.

(3)
ketika kau katakan cinta
resapilah maknanya
maka akan kaudapatkan ketenangan
bukan perasaan gelisah

ketika kata cinta terucap
benarkah dia dari hatimu
karena bibir dan hatimu
hendaknya selaras ketika mengucapnya

ketika cinta tumbuh dalam hati
dia akan menguasai nafsu
maka jadilah nafs muthmainnah
biarkan dia tumbuh dan tumbuh

darinya akan muncul bunga pekerti luhur
darinya akan keluar buah kebaikan

maka ketika cinta telah kau temukan
jaga dan rawatlah ia sebaik-baiknya

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: