Skip to content

Hadiah Laut Buatku : Seorang Gadis Manis

11 April, 2008

Hadiah Laut Buatku
Oleh : DG.LIMPO
***************************
Angin sepoi-sepoi berbisik padaku
Di antara ombak yang saling berkejaran
Dan nyanyian burung-burung camar
Aku melihat langit dan laut bertemu
Di batas pertemuannya terpancar cahaya
Warnanya semburat merah oranye

Seorang gadis manis berambut sebahu
Duduk di atas sebuah batu di pinggir pantai
Matanya sayu dan selalu menatap padaku
Seakan mengenalku dan hendak menyapaku
Ada sesuatu yang diinginkannya dariku

Ketika gelap datang menghapus senja
Gadis manis itu datang menghampiriku
Sejenak berkenalan denganku
Setelah itu berlalu begitu saja
Aku terkesan pada satu pesannya
Bahwa malam ini ia akan datang menemui
Dalam mimpi dan di dalam kamarku

Ketika kantuk memberati mataku
Aku tertidur dan mulai bermimpi
Gadis manis di pantai itu mendatangiku
Kami bersenda gurau di bawah nyiur
Aku terpukau bisikan dan tergiur tubuhnya
Gelora itu mencambuk birahiku hingga terluka
Tak mampu kutahan lagi hingga kutumpahkan

Ketika gelora itu mereda kusibak rambutnya
Kutatap matanya dalam hingga aku tenggelam
Matanya seperti birunya laut di pantai itu
Nafasku tersekat hingga tak dapat muncul kepermukaan
Aku benar-benar tenggelam dalam permainan ini
Kuremas tangannya yang rapuh hingga kutakut patah
Kucengkram kakinya yang kecil berisi hingga kutakut koyak
Aku tersadar telah meniduri sang dewi laut

Ketika subuh datang menjelang
Dan suara ayam mulai memanggil fajar
Aku tersadar dari mimpi jalangku
Ranjangku basah dengan peluh
Badanku penat seakan habis kerja berat
Aku terperanjat !!!!!
Di sampingku seorang perempuan tertidur
Dia gadis manis yang kujumpai di pantai laut itu
Badannya terkulai lemas tak berdaya
Dari bibirnya yang mungil tersungging senyum

13 Komentar leave one →
  1. 11 April, 2008 7:40 pm

    beeeuuuuh…
    ngiri.com

  2. 11 April, 2008 8:38 pm

    semoga senyum itu selalu ada ya pak

  3. 11 April, 2008 9:23 pm

    oh indahnya🙂

  4. 12 April, 2008 12:17 am

    biarkan senyum itu kusimpan untukku…

  5. 12 April, 2008 10:37 am

    weqz… serem puisinya (aku kan masih 16 tahun hehehe🙂 )

    btw saya terganggu dengan kata ‘dipantai’ bukankah seharusnya ‘di pantai’.
    benar ga?
    *ga yakin juga*

  6. 12 April, 2008 11:23 am

    @hanggadamai
    sory ngga…aku ini pengkhayal
    @realylife
    semoga😀
    @achoey sang khilaf
    thanks Choey
    @langit jiwa
    kita bagi dua saja OK 😀
    @norie
    betul sobat…..thanks atas koreksinya

  7. 12 April, 2008 7:48 pm

    amazing…

  8. 12 April, 2008 8:04 pm

    pas bangun, yang basah di mana aja daeng?
    *ngibritttt*😆

  9. 13 April, 2008 12:25 am

    Puisi yang manis.😀

  10. 13 April, 2008 1:01 am

    Sepoi anginnya terasa sampai Bandung… Hmmm…

  11. 14 April, 2008 10:07 am

    “seorang gadis manis berambut sebahu..” koq tahu rambut saya baru dipotong sebahu… kemarin hampir sepungguh tapi panas, jadi saya putuskan untuk memangkasnya.

  12. 14 April, 2008 3:14 pm

    @goop
    buseeeeeeeet yang basah disekitar segitiga bermuda😀
    @danalingga
    wah….. pujian dari tuan yang maniez
    @Rindu
    mana…? mana…? foto barunya?

  13. 20 April, 2008 6:07 pm

    puisinya bikin bergidik nih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: