Skip to content

PUISI KITA

6 Mei, 2008

PUISI KITA
Oleh : DG.LIMPO
*************************
aku menyeka bulir-bulir airmatamu di pipi
kuhibur dirimu dengan nyayian merdu
suaraku terbawa angin yang berlalu
masih kutebak-tebak kerisauanmu

apa gerangan yang merisaukanmu kasihku..?
bukankah bulan masih setia muncul dimalam ini
lihatlah bintang masih berkedip menggodamu
bak lukisan begitu indahnya langit diatas sana

tiada satu katapun yang terucap dari bibirmu
kutuntun dirimu kepuncak bukit menuju villa
villa itu kenangan kita semasa pacaran dulu
disana banyak puisi dan syair yang lahir
buah dari perasaan cinta yang tertanam dihatiku

kanda…mengapa tiada puisi lagi untukku ?
demikian kemudian kau katakan
seperti pisau menikam jantungku
aku terhenyak sesaat seperti tersengat
aku tak lagi dapat berpuisi dinda !
karena bagiku kini
kita adalah puisi itu sendiri
puisi kita adalah hidup
puisi kita adalah kedamaian
puisi kita adalah kasih sayang
ia sering terungkap tanpa kata
karena kata tak mampu lagi mengurainya
masihkah engkau ragu dindaku ?
jika demikian adanya ………..
peluklah daku kanda …………
maka bulanpun tersipu malu 🙂
menyembul dari balik tirai

15 Komentar leave one →
  1. 6 Mei, 2008 12:18 pm

    asl.

    indah nian senandungnya pak…..inpsiratif

  2. 6 Mei, 2008 1:41 pm

    puisi2mu bagus bgt
    membuat pembaca menjadi malarindu😆

  3. arifrahmanlubis permalink
    6 Mei, 2008 2:26 pm

    jadi semangat untuk segera menikah🙂

    yosh!

  4. 6 Mei, 2008 4:02 pm

    @kang achoey:
    rindu ma siapa kang??

  5. 6 Mei, 2008 4:11 pm

    Cinta, beri aku satu kesempatan lagi ….

  6. 6 Mei, 2008 4:17 pm

    Kau yang selalu bilang, selalu bilang bahwa yang kau bilang kita saling memiliki …

  7. 6 Mei, 2008 4:32 pm

    @alex
    wasl.
    thanks pak
    @achoey
    bukannya demam rindu
    @arifrahmanlubis
    cepatlah…sebelum kiamat mendului
    @hanggadamai
    mungkin sama hangga 😀
    @Rindu
    wah..kayak syair lagu nih 😀

  8. kang4roo permalink
    6 Mei, 2008 6:00 pm


    ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
    ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

    KALO MAU BIKIN BLOG, JANGAN LUPA MASUK SITUS “Leoxa.com”
    (Themenya Keren Abiss & Bisa Pake Adsense)

    ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
    ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

  9. 6 Mei, 2008 8:22 pm

    kita adalah puisi itu sendiri. hebat bung….! harusnya tak perlu panjang lebar. katakan saja, “dinda, tak akan pernah kukirimi lagi puisi untukmu, sebab kini kita adalah puisi itu.”

    ah…sok tahu….!

  10. 7 Mei, 2008 9:20 am

    Hidup kita yang Terberi ini
    bila sungguh dihayati, dimaknai
    Bersyukur & membuka diri atas segala apapun yang terjadi
    adalah proses menulis puisi

  11. 7 Mei, 2008 9:43 am

    @kang4roo
    thanks deh
    @siallagan
    thanks atas inputnya bung
    –salam–
    @tomyarjunanto
    thanks mas tomy atas pencerahannya.

  12. 7 Mei, 2008 9:55 am

    saya suka puisinya…Daeng🙂

  13. 7 Mei, 2008 11:47 am

    Buatkan puisi untuk saya hari ini dong bang …

  14. ckasih permalink
    7 Mei, 2008 12:41 pm


    shocked: MALAYSIA MAKE NEW RULES FOR CHRISTIANS!!

    EVERY CHRISTIANS MUST SAY “ALLAH” RATHER THAN “GOD” & DONT SAY “TRINITY” ANYMORE..
    This is because English language not suitable anymore because the original Bible is in Arabic.

    The full story is here: ckasih.blogspot.com

  15. 7 Mei, 2008 1:54 pm

    Bang Daeng, puisinya dalem baget. Buat siapa ya?

    Salam kenal, mohon ikutan nge-link.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: