Skip to content

Berpisah

12 Mei, 2008

BERPISAH
Oleh : DG. LIMPO
***************
sesak dada ini
ketika perpisahan tak terelakkan lagi
hanya tetes airmata yang berderai
kata yang berterbangan tertiup angin
hati yang rindu jadi terpendam

kisah cinta kita telah berakhir
saat kau ucapkan selamat tinggal
kini tinggallah kenangan manis
juga kisah kasih yang tertulis
dalam sebuah buku diari

Penguasa Mimpi, tolonglah daku
hadirkan kekasihku dalam mimpi
akan kudekap dalam sukacita
karena tak sempat kudekap
saat kami berpisah

6 Komentar leave one →
  1. 12 Mei, 2008 1:41 pm

    Kunyalakan tubuhmu dalam mimpiku… hingga tak perlu lagi rembulan untuk membaca rinduku dan rindumu… iya, KAMU🙂

  2. 12 Mei, 2008 1:47 pm

    penyesalan selalu datang terlambat Daeng😀
    kenapa tak segera kau dekap erat-erat meski hanya sesaat

  3. 12 Mei, 2008 2:16 pm

    Ass.

    aku bisa merasakan perasaanmu pak.
    karena sy juga pernah mengalaminya…..jauh dari istri dan anak2

  4. 12 Mei, 2008 3:54 pm

    kok malah berpisah sih???😦

  5. azaxs permalink
    12 Mei, 2008 4:50 pm

    Peribahasa lama…
    Jauh dimata dekat dihati..

    Masih relevan g ya?😆

  6. ekapratiwi permalink
    13 Mei, 2008 10:43 am

    jangan sesali apa yang telah terjadi, sekarang kita nikmati yang ada dengan bijaksana, selanjutnya untuk besok aku tidak tahu apakah masih atau tiada.
    http://www.ekapratiwi.wordpress.com
    salam kenal bloger pemula tidak punya tulisan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: