Skip to content

Menipu Malaikat

9 Juni, 2008

Pak Soleman adalah seorang preman pasar. Suatu hari pak Soleman menyuruh anaknya untuk membeli kain kafan di pasar, tak berapa lama anaknya pulang membawa kain kafan pesanannya. Kemudian pak Soleman menyuruh anaknya untuk mengubur kain kafan itu dan berpesan, “anakku, jika aku meninggal, tolong kafani aku dengan kain kafan yang kau kubur itu !”. Enam bulan setelah itu pak Soleman menemui ajalnya. Maka sesuai pesan pak Soleman, kain kafan yang sudah dikubur enam bulan yang lalu itu dipakai sebagai kain kafan untuk membungkus mayat pak Soleman. Didalam kubur yang remang-remang, pak Soleman didatangi oleh malaikat yang ingin mencambuk pak Soleman. Maka terjadilah dialog :

Pak Soleman : Tunggu, jangan cambuk dulu

Malaikat : Ada apa ?, kamu banyak dosa !

Pak Soleman :  Saya ini sudah enam bulan yang lalu menghuni kubur. Kok baru sekarang dicambuk…..?

Malaikat : (sambil memperhatikan kain kafan yang telah berubah warna) wah…bener juga, tapi dalam catatan kami, nyawamu baru dicabut kemarin oleh malaikat maut….? bukan enam bulan yang lalu. Kalau begitu biar kami tilpun Tuhan.

Malaikat : Tuhan, mengapa catatan kami dengan kondisi Soleman berbeda…? dalam catatan malaikat maut..soleman baru dicabut nyawanya kemarin, tetapi kami lihat kondisi kain kafannya sudah kumal dan menurutnya dia sudah meninggal enam bulan yang lalu.

Tuhan : Ah, sudah …cambuk saja dia. Dia itu pembohong dan penipu selama hidup di dunia, kalian juga mau ditipunya di alam kubur.

Setelah mendapat jawaban dari Tuhan, malaikat itupun mencambuk pak Soleman dengan Gemas bercampur dongkol.

5 Komentar leave one →
  1. 9 Juni, 2008 3:26 pm

    waduh gak di duni gak di alam kubur masih aja bohong

  2. azaxs permalink
    9 Juni, 2008 3:34 pm

    Weh…. bisa2nya bang daeng ini…. itu gambaran pembohong kelas kakap ato malaikat yang belum di trainer bang? hehe

    btw saya izin nyuri foto sampean…. http://azaxs.wordpress.com/link-kawan/
    Trimakasih

  3. 9 Juni, 2008 9:03 pm

    Untung malekatnya pinter konfirmasi dulu sama Tuhan! Wakakakaka………..

  4. 10 Juni, 2008 9:36 pm

    Huahahahaha……!!! =)) Aku ngakak beneran nih.
    Di alam kuburu ada miss communication juga ternyata :))

  5. zuLHam permalink
    13 Juni, 2008 11:59 pm

    no tilpun Tuhan berapa ya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: