Skip to content

Pengusaha warnet merugi akibat pemadaman bergilir

9 Juli, 2008
tags: ,

Jadwal Pemadaman bergilir di kota Pekanbaru sejak kemarin berubah menjadi 3 jam x 2 setiap hari (sebelumnya 2 jam x 2 setiap hari) , membuat bisnis warnet dilanda kerugian, bisa anda bayangkan jika warnet punya 10 unit komputer dengan tarif Rp.2.500/jam berarti setiap jamnya mempunyai potensi kehilangan penghasilan 6 jam x Rp.2.500,- x 10 unit = 150.000,-/hari, kalau ini berlangsung selama satu bulan berarti pengusaha warnet harus kehilangan potensi penghasilan sebesar Rp.4.500.000,-. Ini baru kerugian dari pengusaha warnet, belum lagi bengkel las, atau lembaga kursus komputer dan pengusaha kecil lain yang tergantung pada aliran listrik PLN….? bisa anda hitung berapa potensi kerugian mereka…..?

Pertanyaannya adalah bagaimana pertanggung jawaban PLN dalam hal ini?, bukankah kalau terlambat bayar para konsumen di beri sanksi berupa denda, bahkan ada yang dicabut.

PLN kok bisa rugi yah……, padahal monopoli gitu loh….? (tanya kenapa ??????)

6 Komentar leave one →
  1. 9 Juli, 2008 5:04 pm

    hihi, kalo kata orang mah “tinggal glanggang colong playu” artinya kabur tidak mau tahu, mungkin seperti itu pak😀
    *sedang memikirkan postingan yang menganjurkan menikmati suasana saat mati listrik, apa perlu dihapus?*

  2. 9 Juli, 2008 6:08 pm

    sekarang masih gelap mas, masih jaman jahilliyah, makanya PLN merugi terus walaupun monopoli….udah gitu pelayanan gak maju2…yah, nasib deh…

  3. 11 Juli, 2008 1:21 pm

    Kerugiannya…tak terbayangkan😀

    Secara teknis, permasalahan kurang pasokan listrik/sumber daya (yang selama ini didengung-dengungkan PLN) seharusnya sudah bisa teratasi karena tahun kemarin alasan yang mengemuka juga sama..Tahun kemarin dan dua tahun sebelumnya kami juga kena giliran listrik mati..

    btw..pak Daeng tinggal di Pekanbaru juga, ya..? Senangnya sesama blogger Pekanbaru😀

  4. 11 Juli, 2008 3:23 pm

    @goop
    gak berani ngapus komen mas goop
    @fistonista
    beginilah nasib konsumen
    @syelviapoe3
    tidak ada antipasi, tidak ada inovasi, tidak ada inisiatif dan juga tidak ditemukan pemecahan…alias otak udah buntu kaleeee…🙂

  5. 12 Juli, 2008 4:00 am

    pasti alasan PLN larinya ke BBM😀 hehehe

  6. 12 Juli, 2008 8:47 pm

    Saya rugi karena harus beli lilin lagi🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: