Skip to content

BERLALU

2 Agustus, 2008
tags:

BERLALU
Oleh : DG.LIMPO
**************
Seperti matahari
yang tak pernah lupa terbit
Juga tak pernah lupa terbenam
Seperti itulah hidup berlaku
Pagi datang dan malam pergi

Ketika mata kita beradu
Kubaca derita di guratan nasibmu
Ini adalah yang terakhir bagimu
Dan kini tubuhmu terbujur kaku

Aku pernah mencintaimu
Dan tetap mencintaimu
Tubuhku ……………….
Bagai tongkat dimakan rayap
Ketika nafas terakhirmu
Pergi berlalu……………

4 Komentar leave one →
  1. 4 Agustus, 2008 11:29 pm

    e dodo e… sekarang lagi demen puisi nih, daeng?:mrgreen:

  2. 5 Agustus, 2008 12:01 pm

    Jika suatu hari saya berpulang, saya ingin ada yang menuliskan puisi seindah ini untuk saya …

  3. 5 Agustus, 2008 4:01 pm

    duuuh.. kok yang ini sedih daeng?

  4. arifrahmanlubis permalink
    6 Agustus, 2008 11:33 am

    innalillahi wainna ilaihi rojiun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: