Skip to content

LORONG (1)

5 Mei, 2009
tags: , ,

Seorang wanita tua tertatih-tatih mencari sesuap nasi dari sebuah tong sampah dipinggir jalan, hidup memang begitu keras dan kejam. Bahkan tak memberi sedikitpun peluang untuk sekedar menikmati sisa hidupnya. Wanita tua itu hidup sebatang kara, suaminya telah meninggal. Anak-anaknya telah pergi meninggalkannya, entah kemana. Ia berpikir tentang apa yang telah diperbuatnya dimasa lalu sehingga harus menerima penderitaan ini. Sementara aku hanya bisa memandanginya, sembari menawarkan celana bekasku kepada seorang tukang loak……….!!!!. Hidup memang menyediakan sedikit pilihan bagi kami.

2 Komentar leave one →
  1. nilam permalink
    6 Mei, 2009 1:25 pm

    hidup didunia ini hanya sekali. Tuhan selalu menempatkan manusia sesuai dengan takdirnya. jika kita bisa mengubah takdir. mengapa tidak kita coba?????????

  2. puang cahaya dewa permalink
    26 Mei, 2009 5:51 pm

    Salam dari bandung

    BLT

    Kenapa kau berikan kami BLT (bantuan langsung tunai) tapi kau menganut ekonomi pasar bebas

    Tapi menjelang kampanye kau membenci ekonomi pasar bebas

    padahal sudah 5 tahun kau jalankankan faham tersebut tanpa rasa bersalah yang membuat kami sengsara, membuat orang relah bunuh diri.

    Kenapa kau begitu cepat berubah ????????????????

    http://puangcahaya.dagdigdug.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: