Skip to content

Matahari Merah Oranye

2 Oktober, 2009

Dani kembali ke pantai, bukan sekedar melepas pandangan tetapi ia rindu bergumul dengan ombaknya. Cukup lama ia tak melihat pantai, ia tahu bahwa pantai ini mungkin tidaklah seindah pantai kuta di Bali atau pantai Losari di Makassar. Ia merasa tak seberuntung teman-temannya yang mempunyai penghasilan yang besar dan bisa memilih berlibur ke tempat-tempat yang menyenangkan, ia hanyalah seorang penulis cerita.

Ketika terasa lelah, Dani duduk di tepi pantai melihat anak-anak saling berkejaran diantara gulungan ombak. Tiba-tiba matanya tertuju kepada seorang gadis yang terlihat menyendiri, tanpa sadar tatapan mereka bertemu…sejenak namun penuh makna. Si gadis kemudian berdiri dan pergi, Dani hanya bisa memandangi punggungnya yang menjauh. Dia hanya bisa berharap dan berdoa, semoga dapat bertemu lagi disini, ketika matahari mulai menyelam kedasar laut dan warnanya merah orange.

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: