Skip to content

TERJERAT UTANG

20 Februari, 2011

Sudah setahun ini pikiran Tonny kalut, begitu banyak masalah yang dia hadapi. Perusahaan yang ia bangun selama hampir 10 tahun, kini berada diambang kebangkrutan. Kehidupan rumahtangganya juga mulai guncang, setiap hari ia hanya mendengar omelan istrinya yang merasa kesal karena para debt collector hampir tiap hari mendatangi rumahnya atau menelepon.

Di puncak kejayaannya dia melupakan satu hal, tiada yang kekal dan abadi di dunia ini. Semua harta dan kenikmatan adalah juga sebuah cobaan sekaligus karunia. Roda terus berputar, waktu terus melindas kehidupan dan nasib. Ekspansi yang terlalu cepat, menguras semua uangnya, belum lagi beberapa project gagal dalam penyelesaian pekerjaan. Dan satu hal yang betul-betul fatal adalah, ia mulai dijauhi teman-teman dan rekan-rekan bisnisnya. Beberapa karena Tonny gagal dalam pembayaran utang-utang ke mereka, dan beberapa yang lainnya menjauhinya karena takut di utangi oleh Tonny, apalagi mereka telah mendengar bahwa Tonny sering wan prestasi dalam penyelesaian utang.

Memang sangatlah sulit dalam kondisi demikian, sebuah kondisi yang tak seorangpun menginginkannya. Tetapi salah mengambil langkah pada situasi ini, menyebabkan Tonny makin terpuruk saja.

Sore ini Tonny sejenak melupakan semua beban yang ada di pundaknya, ia memandangi laut luas dari tepi pantai sebuah pulau yang indah. “Tapi sampai kapan aku dapat lari dari persoalan ini…?”, Gumam Tonny. Ia mengumpulkan semua keberaniannya, ia yakin ia dapat bangkit. Ia yakin dapat menyelesaikan masalahnya, tanpa harus membuat orang lain  kehilangan kepercayaan terhadapnya. Ia adalah lelaki yang kodrat dan harkatnya terletak pada harga diri yang selama ini selalu ia junjung tinggi. Ketika Matahari mulai memerah dan menenggelamkan dirinya di ujung laut, Tonny memandanginya dan ia yakin bahwa esok Matahari akan kembali terbit. Ia juga yakin bahwa ia akan bangkit dari kejatuhan ini.

(Cerpen ini kubuat di Pekanbaru ; semua tokoh dalam cerita ini fiktif dan rekaan semata, 20 Pebruari 2011)

2 Komentar leave one →
  1. 11 Maret, 2011 1:01 pm

    Itu hanya cobaan

  2. 19 Maret, 2011 12:14 am

    tuhan tidak akan menguji umatnya diluar batas kemampuannya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: