Skip to content

Tuhan yang berbingkai

30 Juli, 2011

Kita sering memberi bingkai pada sosok Tuhan, kita memberi bingkai walaupun didahului kata maha.  Padahal Tuhan tak dapat diberi bingkai, pikiran kita tentang tuhan adalah bingkai yang sebenarnya, karena kita sering menganggap Tuhan seperti manusia yang bisa mendengar (mendengar sesuai definisi manusia), melihat (melihat sesuai definisi manusia), kekal (menurut definisi manusia), berkata-kata (menurut definisi manusia).

Kita menjadi begitu sibuk mendefinisikan sifat-sifat Tuhan, padahal definisi kita tentang Tuhan sebenarnya adalah juga sebuah bingkai yang lain.  Sehingga tanpa sadar kita telah “mengecilkan” tuhan sebatas bingkai fikiran dan definisi kita.

Aku tak mengatakan Tuhan adalah maha besar, karena masih ada bingkai kata maha.  Aku tak mengatakan Tuhan maha perkasa karena masih ada bingkai maha disitu.  Aku hanya yakin bahwa ada Tuhan, seperti apa Tuhan…..? itu tidak menjadi kewajibanku untuk mendefinisikannya atau memberinya bingkai.

Yang kutahu ia ada, dan ia diluar daripada akal dan fikiran.  Yang terasa olehku ada satu tempat dimana Tuhan bisa  bersemayam….tempat itu begitu luas (jika kita ingin meluaskannya hingga tak terdefinisi)…..begitu dalam (jika kita ingin membuatnya dalam hingga tak terdefinisi)………Marhaban yaaaa..Ramadhan.

(pekanbaru digerbang ramadhan, Juli 2011)

2 Komentar leave one →
  1. 23 Oktober, 2011 9:19 pm

    Bukannya Maha itu artinya sama dengan paling ya mas ?

    btw itu foto di fb nya kebalik, gk pusing apa ? ehehe…

  2. 29 November, 2011 7:12 pm

    paling itu kan sama dengan membandingkan…….? masak tuhan dibandingkan sama ciptaannya….?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: