Skip to content

TURUN KELAS

26 Agustus, 2012

Seorang petani awalnya memiliki sawah 2 hektar dan sedang menyekolahkan dua orang anaknya di perguruan tinggi. Karena biaya sekolah dua orang anaknya di perguruan tinggi setiap tahun semakin mahal dan hasil panen tak lagi mencukupi, salah satunya adalah akibat permainan harga di tingkat tengkulak, akhirnya petani itu menjual sawahnya 2 hektar kepada developer yang memang sudah mengincar tanah itu. Uang hasil penjualan sawah itu ia pakai untuk merehabilitasi rumah dan membayar biaya pendidikan dan kebutuhan anaknya kuliah hingga sarjana.
Selesai kedua anaknya kuliah, akhirnya merekapun bekerja sebagai pns dan seorang lagi pegawai swasta. Lima tahun jadi PNS anaknya sudah bisa memiliki rumah mewah dan mobil mewah, tak lama berselang anak itu di tangkap karena terbukti korupsi. Yang bekerja sebagai pegawai swasta di sebuah perkebunan, meninggal kena bacok oleh warga yang marah kepada perusahaan perkebunan tempat ia bekerja karena perusahaan itu menyerobot lahan perkebunan milik warga, dan mereka melampiaskan kemarahannya kepada pegawai perusahaan itu.

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: